Ruang Fikir
3 min read551

DPW GEMA Al-Khairiyah Banten Siap Kawal Komitmen Presiden Prabowo Berantas Korupsi, Mafia, dan Sukseskan Program Kerakyatan

CILEGON – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Gerakan Mahasiswa Al-Khairiyah (GEMA Al-Khairiyah) Provinsi Banten menegaskan kesiapannya untuk mengawal komitmen Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam memperkuat pemberantasan korupsi, memberantas praktik mafia di berbagai sektor, serta memastikan berbagai program kerakyatan terlaksana secara transparan, efektif, dan tepat sasaran.

O

OP Admin

Published in Ruang Fikir

Loading...
DPW GEMA Al-Khairiyah Banten Siap Kawal Komitmen Presiden Prabowo Berantas Korupsi, Mafia, dan Sukseskan Program Kerakyatan

Pernyataan tersebut disampaikan dalam aksi dan pawai kebangsaan yang digelar di Landmark Kota Cilegon, Senin (20/7). Selain menjadi wadah penyampaian aspirasi, kegiatan juga diawali dengan aksi berbagi kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitar.

Ketua DPW GEMA Al-Khairiyah Provinsi Banten, Supardi, mengatakan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab untuk ikut mengawal arah pembangunan nasional melalui dukungan terhadap penegakan hukum yang berintegritas dan bebas dari intervensi.

"Kami mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas korupsi dan berbagai praktik mafia yang merugikan negara serta masyarakat. Pemberantasan korupsi harus dilakukan secara konsisten, tanpa tebang pilih, dan berlandaskan supremasi hukum. Mahasiswa siap menjadi mitra kritis sekaligus mitra konstruktif dalam mengawal komitmen tersebut," ujar Supardi.

Menurutnya, praktik korupsi tidak hanya menyebabkan kerugian negara, tetapi juga menghambat pemerataan pembangunan dan mengurangi kualitas pelayanan publik. Karena itu, penguatan integritas aparatur negara serta tata kelola pemerintahan yang akuntabel menjadi faktor penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Selain menyatakan dukungan terhadap agenda pemberantasan korupsi, DPW GEMA Al-Khairiyah Banten juga menegaskan komitmennya untuk mengawal berbagai program prioritas pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Organisasi tersebut menilai MBG merupakan kebijakan strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal, pelaksanaan program harus mengedepankan prinsip transparansi, efektivitas, akuntabilitas, dan tepat sasaran.

Sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial, mahasiswa menyatakan siap melakukan pengawasan partisipatif guna memastikan pelaksanaan program-program pemerintah berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Koordinator Lapangan, Rosihin, mengatakan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk partisipasi aktif mahasiswa dalam mengawal jalannya pemerintahan secara demokratis.

"Mahasiswa tidak hanya hadir untuk menyampaikan kritik, tetapi juga memberikan dukungan terhadap kebijakan yang berpihak kepada rakyat. Yang terpenting adalah memastikan setiap kebijakan dijalankan secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab," katanya.

Sementara itu, orator aksi Kamila Anjaina mengajak generasi muda untuk terus memperkuat budaya antikorupsi melalui keterlibatan aktif dalam mengawal jalannya pemerintahan.

Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agent of change, social control, dan moral force yang mampu mendorong lahirnya pemerintahan yang bersih serta pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Dalam aksi tersebut, DPW GEMA Al-Khairiyah Provinsi Banten menyampaikan lima poin sikap organisasi, yakni mendukung langkah Presiden Prabowo dalam memberantas korupsi dan praktik mafia, mendorong penegakan hukum yang independen dan profesional, mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis beserta program-program kerakyatan lainnya, memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel, serta mempertegas komitmen mahasiswa dalam mengawal pembangunan nasional.

Melalui aksi tersebut, DPW GEMA Al-Khairiyah Provinsi Banten berharap semangat kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, mahasiswa, dan masyarakat terus diperkuat sehingga agenda pemberantasan korupsi dapat berjalan semakin efektif, integritas penyelenggaraan negara semakin kokoh, dan seluruh program kerakyatan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Login to react

Comments (0)

Please log in to leave a comment

No comments yet. Be the first to share your thoughts!

Related Articles