Ruang Fikir
•2 min read•713

Mengawal Kebinekaan dan Kesejahteraan: Laporan Capaian 2 Tahun Prabowo-Gibran di STAH Dharma Nusantara

JAKARTA — Keberhadiran negara dalam mengayomi seluruh institusi keagamaan serta memantapkan kesejahteraan tenaga pendidik menjadi fondasi utama dalam dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Hal tersebut disampaikan oleh Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) RI, Dr. Gugun Gumilar, saat memberikan orasi ilmiah dalam wisuda Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Dharma Nusantara di Jakarta.

O

OP Admin

Published in Ruang Fikir

Loading...
Mengawal Kebinekaan dan Kesejahteraan: Laporan Capaian 2 Tahun Prabowo-Gibran di STAH Dharma Nusantara

Dalam forum akademik keagamaan tersebut, pemerintah menegaskan bahwa kemajuan bangsa tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, melainkan dari kedewasaan merawat kebinekaan dan keadilan pengalokasian sumber daya pendidikan.

Peningkatan Kesejahteraan Pendidik dan Akses Beasiswa Inklusif

Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap mutu pembelajaran, pemerintah secara berkala meningkatkan alokasi anggaran tunjangan guru dan dosen keagamaan:

  • Tunjangan Profesi Guru (TPG): Alokasi anggaran TPG dialokasikan sebesar Rp19,148 triliun bagi 452.796 guru madrasah dan guru agama pada tahun 2025, dan meningkat signifikan menjadi Rp25,996 triliun untuk 671.704 guru pada tahun 2026.

  • Tunjangan Sertifikasi Dosen: Penyaluran tunjangan sebesar Rp5,783 triliun direalisasikan bagi 183.787 dosen perguruan tinggi keagamaan yang terverifikasi.

  • Bantuan Studi Inklusif: Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) dan KIP Kuliah disalurkan secara adil melintasi latar belakang daerah maupun keagamaan.

Pemerataan Sarana Pembelajaran Digital dan Modernisasi Kampus

Guna memangkas kesenjangan kualitas pendidikan di perbatasan dan daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar), Kementerian Agama mengakselerasi modernisasi sarana belajar:

  • Pengadaan Papan Digital Interaktif: Penyaluran 2.180 unit papan digital interaktif bernilai Rp71,62 miliar ke 551 madrasah di seluruh Indonesia.

  • Pengembangan Kampus Keagamaan: Pembangunan delapan gedung Universitas Islam Negeri (UIN) dilaksanakan melalui skema pendanaan Saudi Fund sebesar Rp881 miliar, sejalan dengan peningkatan status MAN Insan Cendekia menjadi Sekolah Unggul Garuda.

Stabilitas Indeks Kerukunan dan Sinergi Prioritas Nasional

Kehadiran Kementerian Agama di STAH Dharma Nusantara menjadi bukti bahwa seluruh institusi keagamaan lintas iman—termasuk perguruan tinggi keagamaan Hindu, Islam, Kristen, Katolik, Buddha, dan Khonghucu—mendapatkan perhatian yang seimbang. Kebijakan ini tecermin dari Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) tahun 2025 yang meraih skor 77,89.

Sektor keagamaan juga diintegrasikan dengan program prioritas nasional seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memelihara fisik peserta didik, serta pendayagunaan dana sosial dan wakaf produktif untuk kelestarian lingkungan dan kemandirian ekonomi.

Optimisme Menuju Indonesia Emas 2045

Pelaksanaan orasi ilmiah di STAH Dharma Nusantara menguatkan komitmen bahwa sinergi antara pemerintah dan seluruh lembaga keagamaan merupakan kunci utama menuju bangsa yang mandiri. Melalui perpaduan antara kesejahteraan pendidik yang terjamin, sarana digital yang merata, serta toleransi yang kokoh, pemerintah optimistis dapat mengantarkan generasi muda mencukupi Visi Indonesia Emas 2045.

Login to react

Comments (0)

Please log in to leave a comment

No comments yet. Be the first to share your thoughts!

Related Articles