
Kasus Dugaan Narkoba Seret Nama Relawan Program MBG
Depok — Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Depok buka suara terkait kasus dugaan keterlibatan seorang relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam perkara narkoba yang tengah menjadi perhatian masyarakat.
Pihak BGN menjelaskan bahwa relawan yang diduga terlibat telah resmi diberhentikan dari tugasnya. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk ketegasan organisasi dalam menjaga disiplin serta integritas program pelayanan masyarakat yang dijalankan pemerintah.
Kasus itu mencuat setelah aparat kepolisian mengamankan seorang sopir yang berkaitan dengan kegiatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Depok. Dari pengembangan penyelidikan, muncul dugaan keterlibatan individu lain yang diketahui berstatus relawan dalam program tersebut.
Koordinator wilayah BGN Depok menyampaikan bahwa pihaknya segera melakukan tindakan administratif setelah memperoleh informasi terkait kasus tersebut. Menurutnya, setiap relawan wajib menjaga perilaku dan menaati aturan hukum selama terlibat dalam program pelayanan publik.
BGN juga menegaskan bahwa dugaan pelanggaran yang dilakukan individu tertentu tidak mencerminkan keseluruhan relawan maupun pelaksanaan program MBG dan SPPG. Program pelayanan gizi kepada masyarakat disebut tetap berjalan seperti biasa tanpa hambatan.
Pengawasan Relawan dan Sistem Seleksi Akan Diperkuat
Menyikapi kasus tersebut, BGN Depok memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme pengawasan relawan di lapangan. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pengendalian internal serta mencegah potensi pelanggaran serupa di masa mendatang.
Selain memperketat pengawasan, proses seleksi relawan juga akan diperkuat agar seluruh tenaga yang terlibat benar-benar memenuhi standar integritas dan tanggung jawab dalam pelayanan masyarakat.
Kasus ini turut memunculkan perhatian dari berbagai kalangan mengenai pentingnya sistem pengawasan dalam program pemerintah berbasis relawan. Pengamat sosial menilai penguatan verifikasi dan pembinaan relawan menjadi bagian penting untuk menjaga kepercayaan publik.
Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk tidak mengaitkan tindakan oknum dengan keseluruhan program pemenuhan gizi yang sedang dijalankan pemerintah. Program MBG tetap dinilai memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
BGN Depok menyatakan akan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dalam menangani persoalan yang berkaitan dengan relawan maupun operasional program pelayanan masyarakat.











