
Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa seluruh instansi pemerintah harus menjalankan keputusan yang telah ditetapkan Satgas Debottlenecking. Ia mengingatkan bahwa pemerintah akan melakukan evaluasi terhadap instansi yang tidak mematuhi keputusan tersebut, termasuk melalui usulan penyesuaian atau pemotongan anggaran.
Menurut Purbaya, keberhasilan investasi nasional membutuhkan komitmen bersama agar kebijakan yang telah diputuskan dapat diterapkan secara konsisten di seluruh tingkatan pemerintahan.
Pemerintah Ingin Kepastian Investasi Tidak Terhambat oleh Birokrasi
Purbaya menyampaikan bahwa pemerintah ingin memastikan setiap investor memperoleh kepastian dalam menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia.
Untuk itu, berbagai kendala yang berasal dari proses administrasi, koordinasi antarinstansi, maupun pelaksanaan regulasi harus dapat diselesaikan tanpa menimbulkan penundaan yang berkepanjangan.
Ia menegaskan bahwa kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah memiliki tanggung jawab yang sama dalam mendukung iklim investasi yang sehat dan kompetitif.
Ketegasan pemerintah melalui Satgas Debottlenecking diharapkan mampu menciptakan birokrasi yang lebih responsif terhadap kebutuhan dunia usaha.
Satgas Debottlenecking Menjadi Instrumen Koordinasi Nasional
Satgas Debottlenecking dibentuk sebagai wadah koordinasi lintas sektor untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan investasi yang tidak dapat ditangani oleh satu instansi saja.
Berbagai hambatan seperti perizinan, sinkronisasi kebijakan, persoalan administratif, hingga koordinasi pusat dan daerah menjadi fokus penyelesaian Satgas.
Melalui koordinasi yang lebih terpadu, pemerintah berharap keputusan yang diambil dapat segera diimplementasikan sehingga memberikan kepastian bagi investor.
Purbaya menegaskan bahwa seluruh instansi wajib menjadikan keputusan Satgas sebagai pedoman dalam menyelesaikan hambatan investasi.
Evaluasi Berkala untuk Memastikan Seluruh Kebijakan Berjalan
Sebagai bentuk pengawasan, pemerintah akan menggelar rapat evaluasi mingguan guna memantau pelaksanaan keputusan Satgas Debottlenecking.
Setiap kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah diminta melaporkan perkembangan penyelesaian berbagai persoalan investasi sesuai dengan tugas dan kewenangannya.
Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar pemerintah dalam menilai efektivitas pelaksanaan kebijakan sekaligus memastikan tidak ada hambatan yang dibiarkan berlarut-larut.
Pemerintah berharap mekanisme ini mampu meningkatkan disiplin birokrasi dan memperkuat koordinasi lintas instansi.
Percepatan Investasi Diarahkan untuk Menjaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi
Pemerintah memandang investasi sebagai salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi nasional. Meningkatnya investasi diharapkan dapat memperluas kesempatan kerja, memperkuat sektor industri, meningkatkan produktivitas nasional, dan mendukung pembangunan di berbagai daerah.
Karena itu, pemerintah terus melakukan pembenahan tata kelola birokrasi agar proses investasi berlangsung lebih cepat, transparan, dan memberikan kepastian hukum.
Langkah yang disampaikan Purbaya mencerminkan komitmen pemerintah untuk membangun sistem investasi yang lebih efektif melalui koordinasi yang kuat dan pengawasan yang berkelanjutan. Dengan dukungan seluruh instansi pemerintah, percepatan investasi diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap stabilitas ekonomi dan pembangunan nasional.
.png)












