
Jakarta – Aparat kepolisian berhasil mengungkap aktivitas perjudian online internasional yang beroperasi di wilayah Jakarta Barat. Dalam operasi gabungan yang dilakukan Bareskrim Polri bersama Polda Metro Jaya, sebuah gedung di kawasan Hayam Wuruk digerebek karena diduga menjadi pusat operasional jaringan judi online berskala internasional.
Dari penggerebekan tersebut, polisi mengamankan sebanyak 321 orang. Mayoritas yang diamankan merupakan warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam aktivitas pengelolaan situs perjudian daring.
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Wira Satya Triputra mengatakan lokasi tersebut telah digunakan sebagai pusat operasional selama beberapa bulan terakhir dengan sistem kerja yang tertutup dan terorganisir.
“Seluruh aktivitas di lokasi ini berkaitan dengan operasional judi online internasional,” ujarnya.
Diduga Memiliki Struktur Kerja Profesional
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, para pelaku menjalankan peran berbeda dalam jaringan tersebut. Ada yang bertugas sebagai operator sistem, bagian promosi digital, layanan pelanggan, hingga pengelola transaksi keuangan.
Warga negara Vietnam disebut mendominasi jumlah pelaku yang diamankan. Selain itu terdapat warga negara China, Myanmar, Laos, Thailand, Malaysia, dan Kamboja.
Polisi menduga jaringan ini menargetkan pengguna dari berbagai negara dengan memanfaatkan teknologi digital serta sistem komunikasi berbasis internet.
Puluhan Situs Judi Online Ditemukan
Dalam penggerebekan tersebut, aparat menyita berbagai barang bukti elektronik seperti komputer, laptop, telepon genggam, serta dokumen perjalanan milik para pelaku.
Selain itu, polisi juga menemukan sekitar 75 domain situs judi online yang diduga digunakan untuk menjalankan aktivitas perjudian daring. Penyidik saat ini masih menelusuri aliran dana dan kemungkinan adanya jaringan lain yang terhubung dengan operasi tersebut.
Koordinasi dengan Direktorat Jenderal Imigrasi juga dilakukan guna memeriksa dokumen serta izin tinggal para warga negara asing yang diamankan.
Pemerintah Diminta Tingkatkan Pengawasan Siber
Kasus ini kembali menjadi sorotan karena menunjukkan perkembangan praktik judi online yang semakin kompleks dan melibatkan jaringan internasional. Penggunaan teknologi digital membuat aktivitas perjudian daring lebih sulit dilacak dan berpotensi menjangkau lebih banyak korban.
Pemerintah bersama aparat penegak hukum menegaskan komitmennya untuk terus memberantas praktik judi online melalui penindakan hukum, pemblokiran situs, serta pengawasan aktivitas digital lintas negara.
Pengungkapan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mempersempit ruang gerak sindikat perjudian online yang memanfaatkan Indonesia sebagai basis operasional.











