Ruang Fikir
•2 min read•1,495

Optimalisasi Logistik MBG: BGN Luncurkan Marketplace Digital Berbasis SIPLah

Badan Gizi Nasional (BGN) mematangkan skema digitalisasi pengadaan bahan baku program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui peluncuran marketplace khusus. Beroperasi penuh pada akhir September atau awal Oktober 2026, platform yang mengadaptasi konsep Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah (SIPLah) ini difungsikan untuk memperketat transparansi anggaran, kepatuhan pajak, serta mengoptimalkan penyerapan komoditas pangan dari pedagang lokal.

O

OP Admin

Published in Ruang Fikir

Loading...
Optimalisasi Logistik MBG: BGN Luncurkan Marketplace Digital Berbasis SIPLah

JAKARTA — Badan Gizi Nasional (BGN) terus mengakselerasi tata kelola rantai pasok program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar lebih akuntabel dan terintegrasi. BGN kini menyiapkan platform marketplace belanja digital yang diproyeksikan mulai digunakan secara aktif pada akhir September atau awal Oktober 2026.

Kepala BGN Sudaryono menegaskan bahwa penerapan sistem belanja berbasis teknologi ini penting untuk menjamin efisiensi alokasi anggaran, kepastian standar harga, dan pengawasan mutu bahan baku pangan secara real-time.

Adopsi Skema SIPLah untuk Akuntabilitas Terpadu

Platform pengadaan digital BGN mengadopsi mekanisme Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah (SIPLah) yang telah sukses diterapkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Melalui sistem ini, seluruh aktivitas belanja di unit dapur operasional terpantau dari pusat secara transparan:

  • Pencatatan Transaksi Otomatis: Volume pembelian, riwayat transaksi, hingga kesesuaian harga patokan terekam secara transparan dan permanen.

  • Kepatuhan Pajak Terintegrasi: Sistem pembayaran bahan baku terhubung langsung dengan administrasi perpajakan negara.

  • Jaminan Kualitas Pangan: Pengawasan tersentralisasi menekan risiko kerusakan bahan baku serta memastikan kesesuaian standar gizi.

Menguatkan Ekonomi Pedagang di Daerah

Platform marketplace MBG dirancang bukan sekadar sebagai alat pengawasan, melainkan juga instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat daerah. BGN mewajibkan setiap dapur operasional MBG menyerap pasokan komoditas pangan dari pedagang atau produsen lokal di tingkat kabupaten/kota setempat.

Pengadaan bahan pangan dari luar wilayah baru diperbolehkan apabila ketersediaan stok lokal di daerah tersebut terbukti tidak mencukupi kebutuhan operasional dapur.

Kualifikasi Verified Seller dan Komoditas Utama

Guna menjaga mutu pangan dan mencegah praktik spekulasi harga, BGN menerapkan sistem seleksi ketat melalui status penjual terverifikasi (verified seller). Para mitra penyedia wajib memenuhi kualifikasi teknis dan terdaftar dalam jalinan asosiasi komoditas resmi.

Pada tahap awal peluncuran, marketplace BGN memfokuskan transaksi belanja pada enam komoditas pangan utama: beras, daging sapi/kerbau, daging ayam, telur, minyak goreng, dan susu.

Login to react

Comments (0)

Please log in to leave a comment

No comments yet. Be the first to share your thoughts!

Related Articles